Tidak ada foto kejadian
Belum ada bukti tindaklanjut
Detail data laporan dan proses tindaklanjut
OPD Tujuan Utama:
Terima kasih atas perhatian dan masukannya. Pemerintah Kabupaten Wonosobo sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap penguatan identitas dan citra daerah, khususnya dalam pengenalan potensi wisata yang berada di wilayah Kabupaten Wonosobo. Terkait penyebutan sejumlah destinasi seperti Menjer, Sikarim, Sikunir, Gunung Prau, dan kawasan sekitarnya yang di media sosial sering disebut secara umum sebagai “Dieng”, hal tersebut memang memilik dasar. Dieng mengacu kepada sebuah landscape atau bentang lahan yang membentang dari dua wilayah Kabupaten, yakni Banjarnegara dan Wonosobo. Dataran Tinggi Dieng mencakup wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo karena batas wilayah geografis kawasan vulkanik ini berada di antara kedua kabupaten tersebut secara administratif. Di kedua kabupaten, nama Dieng juga dipakai sebagai nama wilayah, yakni Desa Dieng di Kabupaten Wonosobo dan Diesa Dieng Kulon di Banjarnegara. Apabila mengacu kepada Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 39 Tahun 2025 tentang Rencana Induk Pengembangan Taman Bumi Geopark Dieng, terdapat pengertian bahwa Kawasan Geopark Dieng mencakup dua daerah administratif yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara. Telaga Menjer, Sikarim, Sikunir juga merupakan geosite di Kawasan Geopark Dieng yang terletak di Kabupaten Wonosobo. Dalam konteks ini, kedua kabupaten yang sama-sama memiliki wilayah di Kawasan Dieng juga memiliki peran bersama untuk mempromosikan Kawasan Geopark Dieng termasuk obyek atau situs yang berada di wilayah tersebut. Namun di sisi lain, menyebutkan lokasi-lokasi spesifik tadi dengan label Wonosobo juga bisa dilakukan, untuk mendukung identitas dan citra pariwisata Wonosobo. Misalnya “Telaga Menjer, Wonosobo” atau “Curug Sikarim, Wonosobo” atau “Gunung Prau via Basecamp Patakbanteng Wonosobo”, atau “Bukit Sikunir, Desa Sembungan, Wonosobo”. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan terus memperkuat promosi dan publikasi potensi daerah dengan mengedepankan identitas Wonosobo, termasuk melalui kanal resmi pemerintah serta kolaborasi dengan pelaku pariwisata, komunitas, masyarakat, dan pegiat media sosial. Pemerintah juga mendorong agar setiap pihak yang mempromosikan destinasi wisata di wilayah Wonosobo dapat mencantumkan informasi lokasi secara lebih spesifik, termasuk menambahkan nama desa atau kecamatan. Dengan demikian, potensi wisata yang dimiliki Wonosobo semakin dikenal luas sekaligus memberikan informasi yang tepat kepada wisatawan.
"Bagus"